Dulu, kawasan mixed-use sering dipandang sebagai proyek “gaya-gayaan” kota besar. Hunian, perkantoran, ritel, dan fasilitas publik digabung dalam satu area. Terlihat modern, tapi dianggap tidak selalu perlu.
Hari ini, persepsi itu berubah.
Mixed-use bukan lagi tren, melainkan jawaban atas cara hidup modern.
Waktu Jadi Aset Paling Mahal
Kemacetan, jarak tempuh, dan ritme hidup cepat membuat waktu semakin bernilai. Kawasan mixed-use hadir sebagai solusi: hidup, bekerja, dan beraktivitas dalam radius yang lebih ringkas.
Ketika tempat tinggal dekat dengan:
- Kantor
- Area komersial
- Fasilitas harian
waktu yang biasanya habis di jalan bisa dialihkan ke hal yang lebih produktif.
Hunian Tidak Lagi Berdiri Sendiri
Hunian modern tidak cukup hanya nyaman di dalam. Lingkungan sekitar kini menjadi bagian dari nilai properti itu sendiri.
Mixed-use menawarkan ekosistem:
- Tempat tinggal
- Tempat bekerja
- Tempat bersosialisasi
Semua saling mendukung. Inilah alasan mengapa kawasan seperti ini terasa lebih hidup dan berkelanjutan.
Lebih Tahan Terhadap Perubahan Tren
Properti dengan satu fungsi sangat bergantung pada kondisi pasar tertentu. Ketika satu sektor melemah, nilai properti ikut terdampak.
Sebaliknya, kawasan mixed-use memiliki diversifikasi fungsi. Saat sektor hunian melambat, aktivitas komersial tetap berjalan. Saat ritel sepi, hunian tetap dibutuhkan.
Fleksibilitas inilah yang membuat mixed-use lebih adaptif terhadap perubahan ekonomi dan gaya hidup.
Daya Tarik Tinggi untuk Penghuni dan Investor
Bagi penghuni, mixed-use menawarkan kenyamanan.
Bagi investor, mixed-use menawarkan stabilitas.
Permintaan datang dari berbagai segmen:
- Profesional muda
- Keluarga urban
- Pelaku usaha
- Penyewa jangka panjang
Ini menciptakan perputaran aktivitas yang sehat dan menjaga nilai kawasan.
Tidak Semua Mixed-Use Dibangun Sama
Meski konsepnya menarik, tidak semua proyek mixed-use otomatis berhasil. Faktor kunci tetap sama:
- Perencanaan matang
- Konektivitas yang jelas
- Proporsi fungsi yang seimbang
- Manajemen kawasan yang konsisten
Mixed-use yang hanya “diklaim” tanpa integrasi nyata justru bisa kehilangan arah.
Penutup
Kawasan mixed-use menunjukkan ke mana arah properti bergerak: lebih ringkas, terintegrasi, dan manusiawi.
Bukan sekadar tren visual, tetapi respon nyata terhadap kebutuhan hidup modern.
Properti yang memahami ini akan bertahan lebih lama dibanding yang hanya mengejar konsep sesaat.

