preloader

📍 Lokasi Sudah Bagus, Kok Rumah Masih Susah Laku? Ini 5 Penyebab Utamanya

Banyak pemilik merasa bahwa selama lokasi rumahnya strategis—dekat tol, dekat mall, dekat sekolah—maka unit pasti cepat laku. Kenyataannya, tidak sedikit rumah di lokasi premium justru lama terjual.
Penyebabnya bukan karena lokasinya kurang bagus, tapi ada faktor-faktor lain yang sering diabaikan pemilik.

Berikut penjelasan lengkapnya:


1. Pricing Tidak Realistis dengan Kondisi Pasar

Lokasi bagus tidak otomatis membuat rumah bisa dijual dengan harga berapa pun.
Beberapa pemilik menetapkan harga terlalu tinggi karena:
âś” merasa harga tetangga mahal
âś” menghitung harga berdasarkan renovasi yang sudah dilakukan
âś” mengikuti harga dulu, bukan harga sekarang
âś” tidak melakukan riset kompetitor

Solusi:

  • Lihat harga rumah aktif di radius 1–3 km.
  • Cocokkan kondisi rumah dengan kompetitor.
  • Gunakan jasa konsultan properti untuk rekomendasi harga objektif.

2. Foto dan Iklan Tidak Menarik

Pembeli zaman sekarang memutuskan 80% ketertarikan hanya dari foto di listing.
Foto buram, angle buruk, atau pencahayaan minim sering membuat rumah bagus terlihat biasa saja.

Solusi:

  • Gunakan foto profesional atau setidaknya ambil foto siang hari.
  • Fokuskan angle terbaik: fasad, living room, master bedroom, kitchen.
  • Pastikan deskripsi iklan rapi dan mudah dipahami.

3. Unit Kurang Rapi Saat Ditunjukkan ke Pembeli

Rumah yang berantakan, penuh barang, atau tidak wangi bisa langsung menurunkan minat pembeli meskipun lokasinya premium.

Solusi:

  • Lakukan mini home staging: bersihkan, rapikan, minimalkan barang.
  • Bukaan harus terang.
  • Atur sirkulasi udara agar rumah tidak pengap.

4. Tidak Ada Unique Selling Point dalam Listing

Banyak pemilik menulis listing hanya dengan spesifikasi dasar.
Padahal pembeli ingin tahu apa yang membuat rumah ini berbeda dari rumah lainnya.

Contoh USP yang bisa dicantumkan:

  • akses tol hanya 3 menit
  • dekat sekolah internasional
  • parkir bisa 2 mobil
  • layout open space
  • kamar tidur di lantai 1
  • row jalan besar
  • bebas banjir

Solusi:
Identifikasi minimal 3 poin keunggulan yang paling menarik bagi target market.


5. Tidak Ada Strategi Marketing yang Tepat

Listing hanya di satu platform, tidak ada brosur digital, tidak menggunakan media sosial, atau tidak ada agent yang aktif follow up — semuanya membuat rumah melambat saat dijual.

Solusi:

  • Pasang listing di banyak platform.
  • Gunakan video reels, drone, dan walkthrough.
  • Gunakan agent yang responsif dan paham digital marketing.

📌 Kesimpulan

Lokasi bagus memang penting, tapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan rumah cepat terjual.
Dengan memperbaiki pricing, visual, kerapian rumah, USP, dan strategi pemasaran, proses penjualan bisa jauh lebih cepat dan efektif.

COMPARE LIST ()
User Login

Lost your password?
Cart 0